Cuplikan Chapter ini
Malam ke-tigaratus delapan puluh dua di kamar kos berukuran tiga kali tiga meter itu terasa seperti sebuah ruang hampa udara yang menekan dinding dada Aryo hingga nyaris remuk Jarum pendek jam dinding plastik berbingkai merah di atas pintu telah menunjuk angka dua lewat empat belas menit dini hari tetapi mata Aryo sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda menyerah pada kelelahan Di luar sana gerimis tipis yang turun sejak tengah malam bergesekan dengan seng kanopi jendela menghasilkan su