Cuplikan Chapter ini
Matahari pagi di sudut pedesaan Solo memancarkan sinarnya yang keemasan menembus celah-celah dedaunan pohon mangga di pekarangan rumah Raina Pukul 0715 WIB udara pagi terasa begitu sejuk membawa aroma harum daun pisang muda yang baru saja dipetik serta semerbak wangi melati segar yang ditaburkan di atas nampan bambu Di halaman belakang rumah yang luas tenda kerucut berwarna hijau muda dengan dekorasi kain putih transparan telah berdiri megah dinaungi oleh gotong royong para tetangga y