Cuplikan Chapter ini
Matahari sore menyemburkan bias jingga keemasan yang menembus celah-celah kaca nako berdebu di kamar kos sempit berukuran tiga kali tiga meter kawasan Cakung memantulkan bayangan panjang di atas lantai keramik putih yang mulai kusam Udara ibu kota beraroma khas debu industri sengatan knalpot kendaraan bermotor dan uap panas aspal jalanan menggantung pekat di dalam ruangan yang penuh sesak dengan tumpukan kardus mi instan dan tas pakaian besar Di sudut ruangan Aryo berjongkok sambil mela