Cuplikan Chapter ini
Matahari sore di Teluk Betung Bandar Lampung memancarkan bias cahaya keemasan yang begitu megah dan menenangkan menyapu lembut pucuk-pohon kelapa dan dedaunan ketapang yang merindang di halaman belakang rumah joglo tua Waktu seolah berjalan tanpa terburu-buru merangkum perjalanan puluhan tahun yang telah ditempuh oleh Arka dan Reina dalam sebuah keheningan senja yang sakral Di teras kayu jati yang kini telah berusia puluhan tahundengan warna pelitur yang kian matang oleh terpaan zaman