Cuplikan Chapter ini
Pukul sebelas malam lewat sepuluh menit Suasana di dalam unit apartemen Arga terasa pengap dan dipenuhi ketegangan yang pekat meskipun pendingin ruangan berdengung pelan di sudut ruangan Di luar jendela gerimis tipis menyapu kaca meninggalkan jejak air yang meleleh perlahan di bawah temaram lampu jalanan kota Di atas meja ruang tamu secangkir kopi hitam yang diseduh Arga dua jam lalu telah mendingin sepenuhnya tanpa pernah disentuh menyisakan permukaan cairan hitam yang memantulkan ca