Cuplikan Chapter ini
Matahari sore di Kota Bandung meredupkan sinarnya menyisakan bias jingga keemasan yang menembus celah-celah jendela kaca besar di ruang kerja utama Galeri Seni Nusantara Pukul tiga lewat empat puluh lima menit suasana di dalam ruangan terasa begitu padat oleh ketegangan yang belum sepenuhnya mencair dari perdebatan sengit beberapa jam sebelumnya Aroma kertas sketsa tua bercampur wangi khas cat minyak tercium lembut di udara berpadu dengan deru kipas angin gantung kuno yang berputar pelan