Cuplikan Chapter ini
Malam di Surabaya kembali merayap tenang membawa serta hembusan angin laut dari Selat Madura yang menyejukkan sudut-sudut kota pelabuhan yang tak pernah benar-benar tidur Di dalam ruang kerja apartemen pribadinya yang menghadap langsung ke kerlip lampu kontainer di Pelabuhan Tanjung Perak Aris duduk di balik meja kerja kayu jati yang rapi Jam dinding besar menunjukkan pukul 2130 WIB Di atas meja kerjanya sebuah cangkir teh chamomile hangat mengepulkan uap tipis berdampingan dengan tum