Cuplikan Chapter ini
Malam merayap lambat di atas kota pelabuhan Surabaya membawa serta angin laut yang basah dan menderu pelan di balik dinding kaca lantai sepuluh gedung perkantoran logistik PT Samudra Nusantara Di dalam ruang kerja yang luas namun terasa senyap itu Aris duduk seorang diri di balik meja kerjanya yang terbuat dari kayu jati solid Lampu meja berwarna keemasan menyinari tumpukan dokumen manifest pengiriman barang dan grafik statistik kuartal akhir namun pikiran pria itu sama sekali tidak bera