Cuplikan Chapter ini
Udara sore di sudut kota kecil itu selalu membawa aroma basah dari tanah liat yang baru disiram air hujan bercampur dengan bau kertas tua yang menguap dari balik jendela perpustakaan kota Jam dinding antik di sudut ruangan menunjukkan pukul empat lewat lima belas menit Cahaya matahari kemerahan menerobos masuk melalui kaca jendela yang berdebu menciptakan garis-garis emas panjang di atas lantai kayu yang berderit setiap kali ada langkah kaki melintas Di sinilah Aris menghabiskan sebagian