Cuplikan Chapter ini
Malam resepsi di halaman belakang studio arsitektur mandiri milik Arjuna dan Kirana berpendar dalam kehangatan cahaya ratusan lampu gantung kecil yang menyerupai kunang-kunang di bawah naungan rindangnya pohon mangga tua Waktu menunjukkan pukul delapan lewat seperempat malam tatkala angin sepoi-sepoi dari bukit-bukit di pinggiran Kota Bandar Lampung berhembus lembut membawa aroma melati putih dan wangi kayu manis yang dibakar tipis di tungku aromaterapi sudut halaman Suasana pesta itu jauh