Cuplikan Chapter ini
Pukul tiga lewat empat puluh dini hari Udara di dalam ruang tunggu Rumah Sakit Umum Daerah kota kabupaten itu terasa begitu dingin menusuk hingga ke tulang sumsum diperparah oleh hembusan angin malam yang menyusup melalui celah-celah jendela kaca nako yang tidak tertutup rapat Di atas lantai tekeramik putih yang kusam bayangan lampu neon putih kebiruan memantul pucat menciptakan atmosfer yang steril sekaligus mencekam Aroma khas cairan antiseptik dan obat-obatan bercampur menjadi satu