Cuplikan Chapter ini
Matahari baru saja naik sepenggalah di atas cakrawala pinggiran kota memancarkan sinarnya yang hangat menembus tirai tipis berenda di ruang tamu rumah Arjuna dan Kirana Suasana pagi itu tampak begitu tenang diwarnai oleh deru halus mesin pemotong rumput milik tetangga sebelah yang berpadu dengan suara cucian piring di dapur Di atas meja kayu jati berpelitur gelap sepiring jajanan pasar berupa lemper hangat dan dua cangkir kopi hitam mengepulkan uap tipis menciptakan atmosfer domestik ya