Cuplikan Chapter ini
Cahaya keemasan matahari yang perlahan tergelincir di ufuk barat memantulkan bayangan panjang di atas permukaan teras kayu kafe kecil peninggalan era kolonial di ujung kota Pukul lima lewat empat puluh lima menit sore saat langit berubah menjadi gradasi warna ungu legam dan jingga kemerahan yang dramatis udara mulai mendingin membawa aroma khas tanah basah dan daun-daun kering yang berguguran Di sudut paling tenang dari teras tersebut di bawah naungan payung kanvas besar yang mulai pudar