Cuplikan Chapter ini
Udara sore di kota Yogyakarta selalu membawa aroma kenangan yang khas perpaduan antara uap tanah basah sisa hujan gerimis dan wangi khas biji kopi Robusta yang disangrai perlahan di sudut-sudut jalan Malioboro Di sebuah kedai kopi terpencil yang dikelilingi rimbunnya pohon angsana Aris duduk di sudut ruangan berteras kayu jati tua Pukul 1615 WIB tertera jelas pada jam tangan peraknya Suasana kafe yang tenang ditemani alunan musik keroncong instrumen pelan dari radio tabung usang kontr