Cuplikan Chapter ini
Pagi hari di kawasan Dago Atas Bandung menyambut dengan udara dingin yang menusuk tulang membawa serta aroma embun pagi yang menempel di ujung-ujung daun cemara Pukul tujuh lewat lima belas menit waktu setempat cahaya matahari keemasan mulai menembus lapisan kabut tipis yang menyelimuti halaman belakang sebuah rumah tua berarsitektur kolonial Rumah itu tampak asri meski menyimpan sejarah panjang dinding batunya yang kokoh ditumbuhi tanaman rambat hijau dan di teras depannya terdapat s