Cuplikan Chapter ini
Malam merayap perlahan menuruni dinding-dinding kaca gedung pencakar langit membawa serta gemerlap lampu kota yang mulai berpendar bagaikan taburan berlian di atas hamparan permadani hitam beludru Di dalam ruang kerja sudut lantai dua belas yang kedap suara itu suasana terasa begitu sunyi hanya diisi oleh dengung halus mesin pendingin ruangan dan ketukan ritmis jam dinding antik berbentuk persegi Jarum panjang menunjuk tepat ke angka dua belas sementara jarum pendek merayap mendekati pu