Cuplikan Chapter ini
Pukul sebelas malam baru saja berdetak di jam dinding kayu jati yang tergantung di ruang kerja apartemen Arka yang menghadap langsung ke arah kerlip lampu malam kota Bandar Lampung Suasana di dalam ruangan terasa begitu tenang diisi hanya oleh desau halus pendingin ruangan dan suara ketukan pelan jemari Arka di atas permukaan meja kerjanya yang dipenuhi tumpukan dokumen proyek arsitektur Di luar jendela besar berbingkai besi hitam angin malam bulan September berhembus membawa kesejukan ya