Cuplikan Chapter ini
Cahaya matahari pagi menyusup malu-malu melalui celah tirai sutra berwarna gading di kamar tidur utama kediaman Wiratama Udara pagi yang sejuk membawa serta aroma khas tanah basah setelah hujan gerimis semalam berpadu dengan wangi lembut teh hijau yang menguar dari arah dapur lantai bawah Di atas ranjang berukuran king-size yang luas Shasmira terbangun dari lelapnya Ia mengerjap perlahan menyesuaikan retinanya dengan pendar cahaya lembut yang menyapa ruanganTidak ada lagi bayang-bayang