Cuplikan Chapter ini
Cahaya lampu gantung ruang tamu memantulkan pendar hangat di atas meja makan kayu mahoni yang kini bersih dari segala dokumen kantor maupun tumpukan buku catatan lama Di luar jendela apartemen hujan gerimis turun perlahan menghadirkan suara ritmis yang menenangkan di tengah malam minggu yang damai Arfan dan Shasmira masih duduk berhadapan setelah makan malam usai menikmati secangkir teh lemon hangat yang mengepulkan aroma citrus yang menyegarkanSuasana di antara mereka begitu cair dipe