Cuplikan Chapter ini
Udara sore di kawasan perbukitan Malabar merambat turun bersama kabut tipis yang mulai menyelimuti kaca jendela ruang tamu vila utama Di dalam ruangan berlantai kayu jati tua itu aroma teh hitam pekat bercampur dengan wangi lilin aromaterapi lavender yang baru saja dinyalakan di atas meja sudut Suasana seharusnya terasa hangat dan menenangkan namun atmosfer yang tercipta di antara dua orang di dalam ruangan tersebut justru terasa begitu kaku dingin dan penuh dengan muatan prasangka yang