Cuplikan Chapter ini
Sinar matahari sore memantul lembut di atas permukaan kaca jendela mobil sedan hitam yang melaju tenang meninggalkan kawasan perbukitan menuju jalur tol arah ibukota Di dalam kabin aroma kopi hangat dan wangi vanilla berpadu dengan keheningan yang menenangkan Arfan memegang kemudi dengan satu tangan sementara tangan kanannya menggenggam jemari Shasmira erat-erat di atas konsol tengah Perjalanan turun gunung ini bukan sekadar perpindahan geografis melainkan sebuah kepulangan menuju kehidu