Cuplikan Chapter ini
Ruang kerja Arfan di kantor operasional perkebunan Malabar selalu terasa seperti benteng terakhir pertahanan mereka Malam ini ruangan itu terasa lebih sesak dari biasanya Tumpukan dokumen laporan audit yang dimanipulasi oleh oknum penyusup serta bukti-bukti keterlibatan pihak luar menumpuk di atas meja kayu ek yang kokoh Cahaya lampu meja berwarna kuning temaram menciptakan bayangan panjang di dinding memberikan nuansa yang mencekam namun sekaligus intimArfan duduk di kursi kerjanya