Cuplikan Chapter ini
Suara baling-baling helikopter terdengar semakin jelas memekakkan telinga Awalnya hanya dengungan jauhseperti lebah raksasa yang tersesat di kegelapan Lalu frekuensinya naik menjadi deru yang menggetarkan tulang Ron berlari menuruni lereng vila yang kini telah menjelma menjadi obor raksasa di belakangnya Napasnya berat dadanya terasa seperti diremas besi panas sementara paru-parunya dipaksa menghirup oksigen yang bercampur abuTitik DeltaIa melihatnya Di balik barisan pohon cemar