Cuplikan Chapter ini
Satu tahun lebih telah meluruh sejak malam di balkon itumalam ketika Ron dan Vini tanpa kata-kata besar memilih satu sama lain Musim berganti berkali-kali begitu pula napas kota inikadang hangat kadang kejam selalu bergerak tanpa menunggu siapa punVini bukan lagi sekadar wajah baru yang tersesat di labirin betonKini ia adalah wajah kota itu sendiriPoster raksasanya berdiri angkuh di puncak gedung-gedung pencakar langit Wajahnya menghiasi sampul majalah high-fashion Senyum din