Cuplikan Chapter ini
Lima hari telah meluruh sejak malam ketika Vini melihat mobil hitam itu membeku di depan studio Ia terus memaksa logikanya bekerjameyakinkan diri bahwa semua itu hanyalah kebetulan atau paranoia yang lahir dari kelelahan Namun setiap kali ia melewati jendela apartemen pantulan kaca seolah menertawakannya membuat detak jantungnya selalu melompat setengah ketukan lebih cepat dari seharusnyaDi Minggu pagi yang tenang apartemen mereka tampak seperti rumah yang diimpikan banyak orang Cah