Cuplikan Chapter ini
Persiapan malam itu dimulai dengan kepanikan kecil di dalam suite Ron berdiri di depan cermin besar menatap satu-satunya kemeja yang ia bawa dengan ekspresi tidak yakin Makan malam di restoran paling elite di Tanjung Solara jelas tidak pernah masuk dalam rencana hidupnyabahkan dalam mimpi paling ambisius sekalipunVin kurasa aku akan terlihat seperti salah kostum gumamnya sambil mencoba merapikan kerah kemeja yang terlalu sederhana untuk tempat semewah itu Mungkin kita pesan layan