Cuplikan Chapter ini
Studio kembali bising Lampu disesuaikan kru bergerak cepat Clarissa sibuk memberi arahan dengan suara tajam yang sudah akrab bagi semua orang di ruangan ituDi tengah hiruk-pikuk itu Arman menepuk lengan Ron sekalisingkat namun penuh maknaKeluar sebentar katanya pelan Bukan permintaanRon menoleh sekilas ke arah Vini Perempuan itu telah kembali pada perannyaberdiri tegak wajah netral seolah tidak ada apa-apa yang terjadi Ron mengangguk kecil lalu mengikuti Arman ke lorong