Cuplikan Chapter ini
Menjelang siang kantor redaksi Billboard Voice tidak lagi terasa seperti sebuah kantor berita ia menjelma menjadi pasar malam yang baru saja dilindas badai Kekacauan tumpah hingga ke lobi Wartawan dari media pesaing berkerumun di balik pagar mencoba memancing pernyataan Konsultan hukum dengan tas kulit mahal berlalu-lalang dengan wajah tegang sementara telepon di meja resepsionis menjerit tanpa hentiseolah memohon untuk dimatikanBerita tentang Aeruem telah meracuni udara kota Seti