Cuplikan Chapter ini
Malam di dermaga pelabuhan tua itu terasa seperti ruang tanpa ingatan Angin laut membawa aroma garam dan besi berkarat berembus tajam namun gagal mengusik keheningan yang membeku Airnya gelap dan tenangsiap menelan apa pun tanpa riak tanpa saksi Lampu-lampu kuning berdiri berjajar memantulkan cahaya muram dan menarik bayangan panjang di permukaan hitam yang tak bernapasDi tempat itu sebuah reuni yang tak pernah bisa dihindari akhirnya terjadiDua manusia yang dibentuk oleh kerasmy