Cuplikan Chapter ini
Tiga hari berlalu sejak malam itu namun rasanya waktu enggan melangkah maju Apartemen Vini berubah pelan-pelan Bukan dalam bentuk renovasi besar tapi lewat hal-hal kecil yang hanya disadari oleh dua orang yang diam-diam sedang menjahit hidup mereka menjadi satuKemeja flanel dan kaos hitam Ron kini menggantung di antara gaun-gaun malam Vini Sebuah sikat gigi biru berdiri berdampingan dengan miliknya di wastafel kamar mandi Sepatu boots kulit Ron terparkir rapi di samping heels Vini dek