Cuplikan Chapter ini
Sore bergulir pelan menjadi malam Kota Billboard memercikkan cahaya neon seperti serpihan kaca pecah yang dilemparkan ke langit gelapLalu lintas di bawah sana masih ramai namun dari balkon apartemen Vini suara-suara itu terdengar jauhseperti gumam dari dunia lain yang tak bisa ia sentuhVini berdiri di sana memeluk kedua lengannya hanya mengenakan hoodie tipis Tatapannya mengarah ke lampu-lampu kota yang berpendar tetapi matanya tak benar-benar fokusSeharian ini beban di pundak