Cuplikan Chapter ini
Malam itu tak seharusnya terasa menakutkan Tidak ada hujan yang memukul jendela Tidak ada petir yang membelah langit Tidak ada bayangan ekstrem yang menipu mataNamun bagi Vini malam itu terasa begitu berbahaya Bahaya yang tidak punya bentuk fisik hanya hawa panas yang merayap di bawah tengkukDi hari itu saat Ron sedang lembur mengejar deadline di kantornya Vini pulang lebih cepat dari studio Kepalanya pusing tubuhnya lemas dan lehernya panas seperti baru saja tersengat demam