Cuplikan Chapter ini
Ruang makan vila Tanjung Solara diterangi oleh lampu gantung kristal yang berkilau lembut memantulkan cahaya pada meja panjang berlapis kayu walnut yang dipoles sempurna Di atasnya lilin-lilin putih menyala tanpa aroma bersanding dengan susunan anggrek impor yang tampak bekuseindah itu namun terasa semati ituBayu duduk di kepala meja dengan setelan jas yang tak bercela Senyumnya tipis dan tertata seolah ia sedang menjamu rekan investasi bukan seorang pria yang sedang dikepung oleh