Cuplikan Chapter ini
Kita telah melompati lubang kuburan itu Karta ucap Sekon suaranya bergetar rendah laksana desik angin malam yang menyapu dahan pohon jati di perbatasan BojongsariSepasang pintu jati ganda Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terbuka lebar membiarkan siraman cahaya matahari sore membasahi tubuh mereka yang masih berbalut kaos oblong biru pudar narapidana Di pelataran gedung yang luas ribuan kepala manusia mendadak meledak dalam paduan suara sorak-sorai yang riuh laksana air bah menembus tang