Cuplikan Chapter ini
Dua pemuda Bojongsari yang telah divonis mati oleh tatapan mata Lintang dan dihukum seumur hidup oleh pena hakim itu tidak dilemparkan ke blok yang berbeda Hukum memiliki selera humor yang bajingan karena kapasitas lapas yang telah luber oleh bajingan-bajingan kota sipir penjara yang bermata juling dan beraroma tuak murah menyeret Sekon dan Karta ke dalam satu kotak sel yang sama di Blok C Sel itu berukuran tak lebih besar dari kandang kerbau di kampung halaman mereka pengap dengan satu