Cuplikan Chapter ini
Tiga hari setelah palu hakim mengetuk vonis seumur hidup yang menjemput kewarasan Sekon dan Karta ruang rapat utama di lantai tiga puluh enam Menara Tahir Group berubah menjadi sebuah altar penyembelihan yang baru Bau parfum mahal yang beraroma kayu cendana dan kesturi memenuhi ruangan mencoba membunuh bau amis konspirasi yang masih tertinggal di udara Para pemegang saham pria-pria paruh baya berutut berlemak yang wajahnya sewarna dengan kertas obligasi kuno duduk melingkari meja jati b