Cuplikan Chapter ini
Buka pintu besi itu sekarang demi nama keadilan yang dua tahun lalu kalian sembelih teriak Bang Baskara suaranya parau memecah barikade terakhir petugas keamanan yang berjaga di ambang koridor luar Pintu jati ganda ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mendadak bergoyang hebat laksana dihantam oleh terjangan celeng hutan yang mengamuk Detik berikutnya kayu solid itu terbelah dengan debuman keras yang memekakkan telinga seluruh pengunjung yang hadir Sesosok wanita muda mel