Cuplikan Chapter ini
Hukum sering kali berjalan tertatih-tatih laksana kerbau lumpuh di atas lumpur sawah Bojongsari namun ia menjelma menjadi peluru kendali ketika data komputasi mulai menuntut haknya Di tengah histeria publik atas penunjukan jari Tumbal di atas kursi roda pintu utama ruang sidang kembali dihantam dari luar hingga engselnya berderit parau Pengacara Aris melangkah masuk membelah barikade jurnalis dengan kemeja flanel yang koyak di bagian bahu kiri akibat pergulatan semalam di Jalan Sentosa 1