Cuplikan Chapter ini
Kau mau minum apa Tumbal Di tempat seperti ini bahkan air putih pun rasanya seperti air kencing kuda yang difermentasi kata Viona Alamanda suaranya mengalun tipis mengalahkan bising musik disko yang berdentum dari pengeras suara usang di sudut ruanganMereka duduk di pojok paling belakang Bar sebuah tempat jahanam di dekat pelabuhan utara yang baunya merupakan campuran antara muntahan pemabuk minyak wangi murahan para pelacur tua dan bau amis laut yang menusuk hidung Cahaya