Cuplikan Chapter ini
Geser pantatmu tikus kampung Jangan biarkan orang baru ini menyentuh ember kencing kita desis Karta suaranya menyerupai gesekan dua lembar ampelas karat di kegelapan sel nomor tiga belasMalam itu gerbang Blok C berdentang keras laksana lonceng kematian di gereja tua yang ditinggalkan jemaatnya Sipir penjara berwajah bopeng yang mulutnya selalu menyemburkan bau tuak asam menyeret seonggok daging manusia yang ringkih dan melemparkannya ke dalam sel mereka dengan kemarahan yang malas L