Cuplikan Chapter ini
Sorotan berbeda rasanya ketika ia tidak lagi netral Seeyana menyadarinya sejak pagi dari cara beberapa pasang mata berhenti terlalu lama dari jeda yang muncul sebelum namanya disebut dari senyum yang tampak ramah namun tidak sepenuhnya longgar Tekanan yang kemarin rapi hari ini mulai memilih wajahIa tetap duduk di kursinya membuka agenda dan memulai hari tanpa perubahan sikap Jika sorotan ingin memancing reaksi ia tidak akan diberi ituRapat pertama berjalan normal hingga satu p