Cuplikan Chapter ini
Pagi itu kota bangun lebih cepat dari biasanya Seeyana ikut bergerak di dalam ritme itu mandi singkat kopi hitam dan tas kerja yang sudah tertata sejak malam Tidak ada pesan baru di ponsel Ia tidak mencarinya Kesepakatan yang dibuat semalam berdiri tanpa perlu diulangDi kantor proyek memasuki fase presentasi Ruang rapat penuh Layar menyala Seeyana memimpin dengan suara yang rata mengantar data satu per satu menjawab pertanyaan dengan kalimat ringkas Ia tidak menoleh ke siapa