Cuplikan Chapter ini
Godaan itu datang tanpa wajah yang jelas Tidak berupa orang baru atau kejadian besar melainkan kelelahan yang menumpuk pelan Seeyana merasakannya pada hari ketiga minggu itu saat jadwal rapat saling bertumpuk dan satu keputusan harus diambil tanpa data yang sepenuhnya lengkapIa duduk lebih lama di ruang rapat yang sudah kosong Lampu masih menyala Papan tulis penuh coretan Untuk sesaat pikirannya menawarkan jalan pintas menunda mengiyakan saja membiarkan orang lain mengambil alih