Cuplikan Chapter ini
Perjalanan luar kota datang lebih cepat dari rencana Seeyana berdiri di peron dengan tas kerja di bahu memeriksa jadwal sekali lagi Tidak ada pesan perpisahan Tidak ada janji akan menelepon Ia hanya memastikan semua berkas tersimpan rapi dan pikirannya cukup tenang untuk berangkatDi dalam kereta ia duduk di dekat jendela Lanskap berganti perlahan gedung sawah langit yang membuka Ia membuka laptop meninjau presentasi lalu menutupnya kembali Ia memilih menunggu Beberapa hal bek