Cuplikan Chapter ini
Keputusan itu tidak datang tiba-tiba Ia tumbuh pelan di antara hari-hari yang tetap berjalan seperti biasa Ravent menunggu hingga akhir minggu memastikan tidak ada emosi yang tersisa tanpa ditimbangPagi itu ia duduk di kafe kecil dekat kantor Laptop tertutup Ponsel di meja Ia tidak sedang bekerja Ia sedang memutuskan Tawaran luar kota itu konkret peran lebih besar tim baru dan jalur karier yang selama ini tertunda Tiga bulan minimal Bisa lebih Tidak ada janji pulang tiap akh