Cuplikan Chapter ini
Matahari sore di Desa Sukamaju memancarkan bias cahaya jingga keemasan yang perlahan meredup di balik gugusan bukit hijau menyapukan kehangatan terakhirnya ke pelataran Masjid Al-Hikmah Pukul empat lewat tiga puluh menit udara sore terasa begitu sejuk dan menenangkan setelah angin pegunungan bertiup pelan membawa aroma tanah basah seusai gerimis Di atas kursi kayu jati tua di serambi masjid duduklah Pak Karto bersama sahabat terkasihnya Pak Karim Pria sepuh yang dikenal sebagai guru ag