Cuplikan Chapter ini
Matahari sore di Desa Sukamaju meredup perlahan menyisakan bias jingga keemasan yang memantul indah pada kubah tembaga Masjid Al-Hikmah Pukul empat lewat tiga puluh menit suasana di sekitar pekarangan masjid terasa begitu syahdu dan menenangkan Angin sepoi-sepoi berhembus pelan menerbangkan helai-helai daun mangga kering yang berserakan di atas paving blok Di serambi utama masjid di atas sebuah kursi kayu jati tua yang telah menemani hari-harinya selama puluhan tahun Pak Karto duduk t