Cuplikan Chapter ini
Udara sore di Desa Sukamaju terasa kian pengap seolah awan mendung yang menggantung rendah di atas pucuk-pucuk kelapa menahan badai yang siap meledak kapan saja Pukul tiga lewat dua puluh menit pelataran Masjid Al-Hikmah tampak lengang menyisakan deretan sandal jepit di teras depan dan aroma kayu manis yang menguar dari rumah-rumah warga sekitar Di ruang tamu rumah Pak Karto yang sederhana suasana jauh dari kata damai Pak Karto duduk tegak di kursi rotan tuanya dengan ekspresi wajah ya