Cuplikan Chapter ini
Matahari sore di Desa Sukamaju memancarkan bias cahaya keemasan yang menembus celah-celah jendela kaca surau dusun menghangatkan lantai keramik putih yang bersih dari debu Di teras depan surau kecil itu angin lembah berhembus sepoi-sepoi membawa aroma khas tanah basah sehabis hujan lebat semalam Suasana dusun tampak begitu tenang dan damai jauh berbeda dari ketegangan yang mencekam beberapa minggu lalu saat alat-alat berat dan ancaman penggusuran korporasi menghantui warga Di sudut ter