Cuplikan Chapter ini
Matahari sore di Demak meredup perlahan menyisakan bias jingga tua yang memantul di atas genteng-genteng tanah liat Pesantren Al-Barokah pada pukul lima lewat lima belas menit Udara sore terasa begitu pengap membawa hawa panas yang seakan menempel di kulit menandakan tekanan cuaca yang tidak biasa di penghujung musim kemarau Di ruang tamu utama pesantren yang berlantai marmer putih suasana terasa jauh lebih dingin daripada suhu di luar berkat pendingin ruangan yang berdengung pelanYusu